Analisis Kesurupan

kesurupan-massal-pelajar-smk-pgri-mejayan-madiun-dipicu-jaket-misterius-d319

Analisis Kesurupan

Dalam pandangan Psikologis, Analisis kesurupan sebenarnya bisa dijelaskan secara gamblang dan jelas tanpa membawa embel-embel makhluk gaib. Dikaitkan dengan aspek psikologis manusia peristiwa kesurupan sudah memasuki kawah alam bawah sadar. Seorang tokoh psikologi, Carl Gustav Jung (1875-1961) mengatakan bahwa kepribadian manusia secara total terdiri dari tiga sistem atau struktur yang saling mempengaruhi satu sama lain. Sistem tersebut adalah ego, ketidaksadaran personal, dan ketidaksadaran kolektif. Ego atau disebut pikiran sadar adalah bagian dari jiwa yang menyangkut persepsi, berpikir, merasa, dan mengingat. Sistem ini adalah kewaspadaan kita dan bertanggung jawab dalam menjalani aktivitas kehidupan kita sehari-hari.

Ketidaksadaran personal adalah pengalaman-pengalaman yang telah kita jalani dan digeser ke alam bawah sadar baik sengaja maupun tidak sengaja. Sedangkan ketidaksadaran kolektif adalah segala macam pengalaman-pengalaman yang telah diwariskan oleh generasi sebelumnya sejak zaman nenek moyang dahulu. Jadi, pengalaman pengalaman nenek moyang sejak beribu tahun yang lalu tersebut diwariskan kepada diri kita melalui jalan genetik yaitu perkawinan, dan pengalaman tersebut tidak dapat kita ingat secara biasa karena berada dalam level ketidaksadaran yang terdalam.

Kunci dari fenomena kesurupan terletak pada level ketidaksadaran kolektif. Didalam ketidaksadaran kolektif tersimpan materi-materi dari nenek moyang kita terdahulu. Untuk mengingat kembali bahwa nenek moyang kita bangsa Indonesia ini terdahulu sangat kental sekali dengan unsur-unsur mistisme seperti kepercayaan animisme dan dinamisme. Hal ini juga yang menjadi jawaban kenapa di Indonesia lebih sering terjadi peristiwa kesurupan daripada negara-negara barat seperti Amerika yang notabene tidak terlalu percaya terhadap hal-hal gaib. Motif-motif itulah yang tersimpan dan terwariskan ke anak-anak cucunya termasuk generasi pada saat ini. Maka jangan heran jika orang yang mengalami peristiwa kesurupan bisa berperan sebagai kakek-kakek yang hidup pada zaman dahulu. Hal ini makin diperparah dengan banyaknya tayangan televisi serta film-film yang berbau horor. Hal ini bisa menjadi semacam stimulus yang sewaktu-waktu bisa membangkitkan pengalaman masa lalu tersebut.

Faktor yang dominan yang bisa memicu terjadinya kesurupan adalah faktor psikologis, bisa itu stress, depresi atau semacamnya. Orang yang mengalami stress mudah sekali tersugesti dengan berbagai hal dikarenakan biasanya orang yang stress itu seringkali melamun yang menandakan kosongnya pikiran sadar. Jika pikiran sadar kosong sudah pasti pikiran bawah sadarlah yang mendominasi. Oleh sebab itu janganlah terlalu sering melamun, karena tanpa disadari berpotensi untuk mengalami kesurupan.

090128_kesurupan2ts

Sedangkan dalam pandangan agama, para ulama Ahlussunnah tentang kemungkinan jin masuk ke dalam tubuh manusia.

  1. Firman Allâh Azza wa Jalla :

    الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ

    “Orang-orang yang memakan harta riba itu, mereka tidak berdiri (dari kubur mereka) kecuali seperti orang yang kerupan kemasukan setan”. [al-Baqarah/2:275].

    Imam al-Baghawi rahimahullah berkata, “Mereka tidak berdiri dari kubur mereka pada Hari Kiamat melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan”.

    Imam al-Qurthubi rahimahullah berkata, “Dalam ayat tersebut terdapat dalil yang menunjukkan tentang kekeliruan pendapat orang yang mengingkari kesurupan karena jin, mengira bahwa hal itu gejala alam semata, bahwa setan tidak berjalan dalam tubuh manusia dan tidak ada kesurupan karena setan” .

  2. Dan sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

    إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ

    “Sesungguhnya setan itu berjalan dalam tubuh manusia seperti mengalirnya darah”.

    Al-Qâdhi ‘Iyâdh rahimahullah berkata: “Hadits tersebut secara eksplisit menunjukkan bahwa Allâh Azza wa Jalla memberikan kekuatan dan kemampuan kepada setan untuk berjalan dalam tubuh manusia seperti mengalirnya darah” .

  3. Imam Ibnu Baththah rahimahullah dalam kitab monumentalnya al-Ibânah:

    “الْبَابُ الْخَامِسُ بَابُ الإِيْمَانُ بِأَنَّ الشَّيْطَانَ مَخْلُوْقٌ مُسَلَّطٌ عَلَى بَنِي آدَمَ يَجْرِيْ مِنْهُمْ مَجْرَى الدَّمَ إِلاَّ مَنْ عَصَمَهُ اللهُ مِنْهُ . وَمَنْ أَنْكَرَ ذَلِكَ فَهُوَ مِنَ الْفِرَقِ الْهَالِكَةِ”.

    “Bab yang kelima belas; Bab beriman bahwa sesungguhnya setan itu diciptakan untuk mempengaruhi anak Adam. Ia berjalan dalam tubuh mereka sepanjang aliran darah, kecuali orang yang dijaga oleh Allâh Azza wa Jalla dari gangguannya. Barang siapa yang mengingkari hal itu maka ia termasuk dari kelompok-kelompok yang binasa”.

    ‘Abdullâh bin Ahmad bin Hanbal berkata, “Aku berkata kepada ayahku, “Ada orang-orang yang berpendapat bahwa jin tidak mungkin masuk ke dalam badan orang yang kesurupan dari golongan manusia!” Beliau menjawab, “Wahai anakku! Mereka itu telah berdusta, (buktinya) jin itu berbicara melalui lisan orang tersebut”.

Jika ada yang bertanya bagaimana cara jin masuk ke dalam tubuh manusia? Apa mungkin tubuh masuk ke dalam tubuh (lainnya)? Maka jawabanya, hal itu sangat mungkin menurut akal, bahkan ada contoh-contoh nyata dalam alam ini. Seperti air mengalir dalam batang dan urat tumbuhan, air dan makanan yang mengalir dalam tubuh manusia, dan arus listrik mengalir melalu kabel. Demikian pula setan mengalir dalam tubuh manusia seperti mengalirnya darah.

Jenis-jenis jin yang biasa masuk ke tubuh manusia:

  1. Jin pembantu tukang sihir. Ia masuk ke tubuh manusia atas perintah tukang sihir untuk menyakiti seseorang.
  2. Jin yang suka pada seseorang. Yakni, jin yang tertarik kepada seseorang karena kecantikannya atau ketampanannya. Oleh sebab itu, ketika membuka pakaian atau tatkala masuk kamar mandi dan WC, kita dianjurkan membaca doa-doa yang telah diajarkan oleh Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam .
  3. Jin nakal yang suka menggangu manusia. Jin juga ada yang bersifat suka mengganggu dan menyakiti seperti sebagian manusia suka mengganggu sesama. Alasan mengganggu bermacam-macam, misalnya alasan manusia mengganggu manusia lain. Bisa jadi karena beda keyakinan, kedengkian, atau hawa nafsu jahat lainnya.
  4. Jin yang ingin balas dendam terhadap seseorang yang dengan tidak sengaja pernah menyakiti jin tersebut atau salah seorang dari kerabatnya.

Masuknya Jin Ke Tubuh Manusia Ada Dalam Dua Bentuk:

  1. Masuknya jin ke dalam tubuh seseorang di luar kehendak orang tersebut. Hal ini terjadi melalui dua cara, adakalanya atas kehendak jin itu sendiri dan adakalanya dimasukkan orang lain dengan mediumisasi.
  2. Atas kehendak orang tersebut dengan cara melakukan hal-hal yang dapat mengundang jin agar mau masuk ke dalam tubuhnya atau ke dalam tubuh orang lain. Hal ini biasanya dilakukan oleh spiritual yang ahli di bidangnya.

Dalam pandangan saya sebagai spiritual sekaligus membidangi hipnoterapi dan ruqyah, kami menemukan dua analisis.

  • Yang pertama, analisis kesurupan dikarenakan faktor gangguan pikiran. Hal ini tidak ada unsur ghoib sama sekali, hanya saja timbul sifat aneh seperti orang depresi. Kalau menurut saya, hal seperti ini bukanlah kesurupan, melainkan depresi tingkat berat. Penyakit kejiwaan seperti stress, depresi, Bipolar, schizopren, paranoid, disosiatif, split personality dll, akar masalahnya, disebabkan oleh faktor yang berasal dari kondisi alam bawah sadarnya yang diracuni oleh pola berpikir negative. Intinya, penyakit berasal dari dalam dirinya sendiri. Penyebabnya internal.
  • Yang Kedua, murni dari gangguan jin yang masuk dalam tubuhnya. Diketahui saat kita minta petunjuk dengan istiharoh atau meditasi, tampaklah makhluk halus dalam tubuhnya. Sedangkan faktor gangguan pikiran, tidak tampak energi ghoib yang ada di tubuhnya. Kemudian ketika membaca doa-doa, sama sekali tidak ada reaksi jin yang bersembunyi di dalamnya, hanya saja perilakunya berubah dari kebiasaannya. Penyakit black magic, akar masalahnya berasal dari external, dari serangan energi negative yang dibawa oleh mahluk halus yang datang dari luar tubuh/fikiran manusianya.

Itulah analisis saya dalam Hipnoterapi mengatasi orang kesurupan. Adapun yang murni dari makhluk ghoib yang masuk ke dalam tubuh, bisa dirasakan ketika kita melakukan meditasi, dan membaca doa. Kalau pun ada orang yang mengklaim bahwa kesurupan itu hanya gangguan pikiran, itu adalah pendapat orang liberal (dalam Islam : Faham Mu’tazilla).

Dengan analisa kesurupan yang saya paparkan, menjadi bermanfaat dalam memberi wacana kita semua.
adlkj

One Response to Analisis Kesurupan

  1. pandora jewelry says:

    hey there and thank you for your info – I’ve definitely picked up anything new from right here. I did however expertise a few technical issues using this web site, since I experienced to reload the web site a lot of times previous to I could get it to load properly. I had been wondering if your hosting is OK? Not that I am complaining, but slow loading instances times will sometimes affect your placement in google and can damage your high-quality score if advertising and marketing with Adwords. Anyway I’m adding this RSS to my e-mail and could look out for a lot more of your respective interesting content. Ensure that you update this again soon..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>