Pelet Kasmaran Sunda
Pelet Kasmaran Sunda
Memelet seseorang baik pria maupun wanita, itu tidaklah mudah. Apalagi bila orang yang bersangkutan rajin sholat lima waktunya dan memiliki pageran tubuh yang kuat. Karena begitu ajian pelet diarahkan pada orang tersebut, ajian pelet tadi seperti nabrak dinding karang yang tebal, bahkan tak jarang peletnya malah kembali lagi ke orang yang bersangkutan (yang memelet). Untuk itulah bila Anda ingin memelet seseorang, Anda carilah terlebih dahulu hari nahas atau apesnya. Karena dengan begitu insya Allah orang yang Anda pelet bisa berhasil Anda dapatkan.
Nah, jika berbicara tentang ilmu pelet, antara satu dengan lainnya memiliki tingkat kehebatan dan kelebihan yang berbeda-beda. Seperti ilmu pelet yang berasal dari Sunda.
Alkisah, dulu ada seorang putra Adipati yang memiliki wajah teramat tampan yang sedang mengembara, Raden Permana namanya. Sekalipun dibalut oleh pakaian yang teramat sederhana, tetapi ketampanan Raden Permana tetap saja terlihat. Lagaknya, inilah yang menyebabkan kenapa salah seorang putri Demang yang sedang berkuasa saat itu tergila-gila kepada sang Pangeran.
Melalui Inang pengasuhnya, ia berusaha mencari tahu asal usul Raden Permana. Sayangnya, mereka tidak berhasil dalam menjalankan tugasnya. Bahkan oleh sesama Putri Demang, ia sering mendengar sindiran bahwa dirinya mencintai seorang pemuda kampung . akibatnya, walaupun memendam cinta yang bergelora, tetapi sang putri berusaha untuk mengacuhkan perasaannay. Tiap detik, cinta dan gengsi menyatu dalam hatinya. Akhirnya, tanpa sebab yang jelas, ia menjadi begitu benci pada Raden Permana. Dan inilah yang membuat kenapa akhirnya sang putri menjadi setengah gila.
Bahkan pada akhirnya, dihadapan para putri Demang yang lain, ia bersumpah lebih baik gila selamanya ketimbang bersuamikan dari kalangan orang miskin dan tak jelas asal-usulnya. Ucapan itu telah membuat Raden Permana menjadi marahm ia benar-benar tersinggung. Sakit hatinya telah membawa langkahnya untuk menemui kakek gurunya. Melihat penderitaan batin Raden Permana, sang kakek guur memberikan ajian pelet Kasmaran yang sangat ampuh jika diamalkannya dengan sungguh-sungguh. Dan setelah mengamalkan ajian pelet Kasmaran, Putri Demang yang semula membencinya langsung berubah mencintainya.
Dalam keadaan setengah gila akibat tak kuat menanggung rindu dendam, sang putri Demang mendatangi Raden Permana yang masih menyamar sebagai pemuda kebanyakan. Kakek gurunya yang arif itu meminta agar Raden Permana menikahi Putri Demang itu. Kini, keduanya hidup bahagia sampai akhir hayatnya. Sungguh beruntung, walau telah melewati rentang waktu yang begitu lama, ajian pelet Kasmaran ini masih tersimpan dengan apik di tangan para sesepuh Sunda.
Sudah tentu, untuk mendapatkan ilmu pelet aji Kasmara ini bukanlah merupakan suatu pekerjaan yang mudah. Pertama-tama setelah mandi keramas, maka yang bersangkutan harus menjalani puasa sunnah 7 hari. Dan ditutup dengan pati geni selama sehari semalam. Pada waktu menjalani ritual itu, tiap malam mantra harus dibaca sebanyak 99 kali. Dan yang tak kalah penting adalah keyakinan pada diri sendiri, bahwa setelah menjalani ritual tersebut, dengan saksama maka ilmu pelet Aji Kasmaran itu telah merasuk ke dalam diri.
Adapun mantranya adalah sebagai berikut :
Bismillahirrohmanirrohim.
Si Semar si Katon-katon,
Si katon aria menangis,
Jig ka lai ngadon cerik,
Jig kalebak ngidam-ngidam,
Cerik soteh kuasihkan aing,
Asihan aing si Semar kuncung,
Mangka welas mangka asih,
Sing asih kabadan raga awakeng ……
Demikianlah kajian mengenai ilmu pelet Kasmaran yang berasal dari Sunda. Semoga dapat menambah wawasan Anda di bidang koleksi ilmu pelet.
Jika anda mau mengamalkan keilmuan ini, bisa menghubungi ke saya agar mendapatkan pengisian.











Leave a Reply