Ilmu Ghaib Untuk Menderaskan Rezeki
Ilmu Ghaib Untuk Menderaskan Rezeki
Dalam kehidupan sehari-hari, ada sebagian orang yang walaupun hidupnya pas-pasan namun mereka merasa bahagia dan tenang. Sementara itu, ada lagi sebagian orang yang hidup dalam kelimpahan harta justru merasa gelisah, frustasi, bahkan mengalami penyimpangan aqidah. Mengapa ini bisa terjadi? Jawabannya adalah karena mereka memiliki pemahaman yang salah tentang rezeki.
Ketika kesulitan hidup itu datang, hati berubah gundah, kesana-kemari seolah mencari sesuatu yang hilang. Tekanan darah naik, darah pun mengalir tak beraturan, menekan keras ke otak hingga membuatnya panas, lalu mengendap di dada. Menekan paru-paru hingga napas terasa berat, detak jantung berdebar-debar menekan balik darah. Sementara itu keringat dingin pun membekku, dan sekujur tubuh terasa pegal. Emosi kian memuncak, dengan sorotan mata yang tajam dan pikiran berputar-putar mengitari tumpukan segala kegundaan.
Setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat sulit dalam menjalani kehidupannya. Kadang kesulitan itu memang membuat seseorang frustasi, bingung, stress, panik, putus asa dan sikap negatif lainnya. Tetapi harus diingat, bahwa rezeki adalah hak prerogatif Allah SWT. Urusan manusia hanyalah berusaha baik lahir maupun batin.
Nah, sekaitan dengan usaha batinian ini, di dalam khazanah Ilmu Kejawen yang sumberilmunya para wali, terutama berasal dari Wali Songo. Dalam mencari rezeki yang mudah mereka menggunakan apa yang disebut Ajian Sarineng Urip. Adapun kekuatan ilmu ini cara memperolehnya melalui ritual tertentu. Kalau kuat lelakunya, ada semacam jaminan kemanfaatan dari ilmu ini. Berikut cara untuk mengamalkannya :
- Puasa nglowong 3 hari 3 malam.
- Puasa dimulai Selasa Kliwon
- Ajian dibaca tengah malam kira-kira pukul 12 malam menghadap kiblat dalam keadaan suci bersih dari hadar besar dan kecil.
- Selama 3 malam tersebut sehabis membaca mantra/ajian, supaya diam tidak ngomong kecuali membaca mantra di ulang-ulang sampai pagi.
- Selama 3 malam tidak boleh tidur mulai matahari terbenam, jadi tidurnya siang hari.
- Selama 3 hari 3 malam supaya selalu suci, maka bagi yang beristri boleh kumpul istri mulai maghrib sampai pukul 12 malam, itupun setelah kumpul supaya lekas mandi besar dan wudhu.
Adapun mantra/ajiannya :
Bismillaahirrohmaanirrohim.
Bapa Adam, Ibu Hawa, Bapa Akasa, Ibu Pertiwi
Lantaran kulo amit nyuwun sandang pangan saringane sawengine
Kecukupan kabeh keperluan urip, sarana gampil
Gampil sarining gampil kersaning Allah
Yaa hu Allah, Yaa Hu Allah Syafa’at Rasul Muhammad Sholli wasallim, Wabaarik Alaih.
Mantra tersebut dibaca 17 kali setiap malam dengan tata cara seperti di atas selama tiga malam. Untuk lebih baiknya, usahakan mantra dibaca setiap malam sehabis sholat Isya karena Ilmu ini juga bisa membuat keluarga tenang, tentram, dan damai serta Insya Allah selalu kecukupan rezeki. Bagi mereka yang sudah menjalani tatacara puasa nglowong 3 hari 3 malam, maka untuk memperlancar Ilmu ini setiap malam sebaiknya membaca amalan berikut ini :
Bismillaahirrohmaanirrohim.
Ilaa hadroti Rosulillahi Muhammad SAW. waila hadroti Malaikat Jibril, Isrofil-Izroil, Mungkar, Nakir, Roqib, Atid, Malik, Ridwan. Waila hadroti sulthonil Suliya’ Syech Abdul Qodir Jaelani Khususon asaatiidzi wa-asaatidzihim ilaa shohibil-ijazah wa-abii wa-ummii wajami’i ushuuli. Al-Fatihah (baca 41 kali).
Setelah membaca Al-Fatihah 41 kali, baru membaca Ajian Sarineng Urip. Insya Allah, bermanfaat demi kemudahan rezeki dari sekua arah atas ridho Allah SWT.











Leave a Reply