Serangan Dari Tanah Kuburan
Serangan Dari Tanah Kuburan
Assalamu’alaikum wr.wb.
Perkenalkan ustad, saya Baskoro dari Jambi. Memiliki usaha kelontong yang tadinya rizkinya sangat bagus sekali, namun sudah 4 bulan ini mengalami penurunan rizki dan juga pelanggannya. Biasanya orang antri di tempat saya, namun sekarang banyak sepinya. Saya sudah bertanya kepada orang-orang pintar, dari 4 orang pintar tersebut memberikan jawaban yang sama, bahwa tempat saya diserang dengan tanah kuburan. Bagaimana solusinya Ustad? Bagaimana cara membuang energi negative tersebut?
Wassalamu.alaikum wr.wb.
(Baskoro-Bungo, Jambi)
Wa’alaikumsalaam wr.wb.
Bapak Baskoro yang saya hormati, yang paling utama adalah menghindari prasangka buruk dari siapapun. Saya sarankan melakukan perenungan penyebab kemunduran dari usaha yang bapak jalankan. Setelah melakukan intropeksi, namun belum juga ditemukan sebab-akibatnya, barulah kita berusaha dengan cara lain. Bisa jadi munculnya kemorosotan dikarenakan kurang memberikan pelayanan yang bagus, dll. Tapi bukan tidak mungkin kejahatan tersebut disebabkan oleh faktor dengki, iri, hasud, sombong, dll. Munculnya penyakit hati inilah dapat menimbulkan niatan untuk mencapai tujuan yang merugikan orang lain. Tanah kuburan bagi hati yang kurang baik, bisa dimanfaatkan untuk merugikan bahkan menghancurkan kehidupan ekonomi orang lain. Lebih-lebih jika tanah kuburan tersebut adalah tanah waqaf. Diambil dari tanah waqaf kuburan diritualkan kemudian ditaburkan ke tempat usaha orang lain sehingga menimbulkan matinya usaha orang tersebut. Jalan keluarnya, bersihkan tempat itu, ambil tanah tempat usaha kemudian dibacakan Al-Fatihah 41x, Yasin 7x, dan do’a ahli kubur. Kemudian tanah tadi dilarung atau dibuang ke laut. Jika bapak tidak keberatam, silahkan mengambil produk kami “Minyak penghancur Khodam Jahat” atau bapak bisa mengamalkan Ilmu Jungkung sebagai benteng kerizkian, pengasihan dan menghindari diri kita dari serangan orang-orang jahat. Semoga bermanfa’at.












Leave a Reply